Juan Mata Sedih Manchester United Di Belakang Liverpool & Manchester City
Juan Mata mengaku merasakan kekecewaan fans Manchester United ketika dua rival utama mereka Liverpool dan Manchester City memenangi trofi.
Berbicara kepada Goal dalam peluncuran buku barunya ‘Suddenly A Footballers’, gelandang United ini menegaskan, sukses City menyapu bersih tiga gelar domestik, yang diikuti gelar Liga Champions bagi Liverpool, menambah luka bagi Setan Merah musim 2018/19, tak terkecuali Mata.
Sebelumnya, mantan striker Michael Owen memicu perdebataan ketika membantah kepindahannya dari Liverpool ke United telah melukai suporter Si Merah, dan meminta para suporter memahami transfer pemain sebagai bagian dari pekerjaan di sepakbola.
Namun Mata, yang tidak diturunkan ketika United imbang 1-1 dengan Liverpool, memiliki pandangan berbeda.
“Saya suka menyaksikan pertandingan ketika libur karena saya cinta permainan ini dan saya dapat mengapresiasi sepakbola indah, tapi ketika saya menonton Liverpool atau Man City main, rivalitas mereka dengan klub saya sangat berarti bagi saya,” tegas Mata.
“Anda bisa mengatakan ini tidak begitu berarti bagi saya, tapi tentu saja ini sangat berarti. Michael Owen memberikan Anda pandangan berbeda mengenai ini, tapi rivalitas yang sangat berarti bagi fans klub saya, juga sangat berarti bagi saya.
“Contohnya, saya memiliki passion untuk klub pertama saya Real Oviedo. Jadi saya tidak bahagia jika mereka main bagus dan hasilnya tidak sesuai. Saya juga tidak bisa melihat rival mereka dan mengatakan saya senang jika mereka main bagus dan meraih banyak hal.
“Kini sama dengan saya di United. Anda dapat melihat City dan Liverpool tim bagus dan mereka bermain bagus, tapi saya tidak senang United di belakang mereka saat ini. Saya mengerti apa artinya ini untuk fans berada di belakang City dan Liverpool, dan saya tidak bisa bahagia mengenai ini. Saya memilih fokus kepada kami daripada memikirkan rival kami.”